Tutup Pembahasan APBD-P 2026, DPRD Gorontalo Utara Panjatkan Doa untuk Akhiri Kemarau

Ketua DPRD Gorontalo Utara Dedy Dunggio

Publishare.id — Pemandangan berbeda mewarnai penghujung pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2026 Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

Di tengah pembahasan anggaran yang berlangsung di Hotel FOX Kota Gorontalo, Ketua DPRD Gorontalo Utara Dedy Dunggio mengajak seluruh pimpinan DPRD, anggota Badan Anggaran (Banggar), Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk sejenak menundukkan kepala dan memanjatkan doa.

Dedy mengatakan, doa bersama tersebut menjadi bagian dari penutup proses pembahasan APBD-P 2026. Selain memohon kelancaran pelaksanaan anggaran daerah, doa juga ditujukan agar kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah Gorontalo Utara segera berakhir.

“Kita membahas anggaran yang sangat penting bagi pelaksanaan pemerintahan daerah dan kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, sangat layak kita menutup proses pembahasan APBD-P Tahun Anggaran 2026 ini dengan memanjatkan doa,” kata Dedy di Kota Gorontalo, Minggu. (13/9/2026).

Doa bersama tersebut dipimpin langsung oleh anggota Badan Anggaran DPRD Gorontalo Utara, Windra Lagarusu.

Menurut Dedy, kemarau panjang telah memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih untuk rumah tangga, areal persawahan, perkebunan, hingga berbagai kepentingan publik lainnya.

Ia berharap persoalan yang tengah dihadapi masyarakat, termasuk dampak efisiensi anggaran dan kekeringan ekstrem, dapat segera teratasi.

“Dalam doa bersama ini, kami meminta agar seluruh persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah ini segera berakhir, baik masalah anggaran di tengah efisiensi maupun kekeringan ekstrem,” ujarnya.

DPRD bersama pemerintah daerah pun bermunajat agar hujan segera turun sehingga persoalan kekeringan yang dirasakan masyarakat dapat berangsur teratasi.

Dedy juga mengajak masyarakat Gorontalo Utara untuk melakukan doa bersama, mulai dari wilayah Tombulilato, Atinggola, hingga Cempaka Putih, Tolinggula.

Di sisi lain, DPRD Gorontalo Utara menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah daerah dalam mendistribusikan air bersih ke sejumlah titik yang terdampak kekeringan.

“Kita dukung terus program pemerintah daerah ini untuk mengatasi persoalan kemarau panjang yang berdampak pada kekeringan yang dirasakan masyarakat,” tandas Dedy.

Komentar