Publishare.id – Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, melaksanakan Salat Jumat bersama masyarakat di Masjid Atuna Mantulangi, Desa Titidu, Kecamatan Kwandang, Jumat (11/9/2026).
Usai menunaikan ibadah, Thariq tidak langsung meninggalkan masjid. Ia menyempatkan diri meninjau langsung kondisi bangunan dan sejumlah fasilitas penunjang yang digunakan jamaah.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati melihat kondisi bangunan masjid, ketersediaan air untuk kebutuhan jamaah, hingga lingkungan di sekitar rumah ibadah.
Thariq juga melihat masih terdapat ruang yang dapat ditata dan dihijaukan. Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara akan mendorong rencana penanaman pohon di lingkungan Masjid Atuna Mantulangi Desa Titidu.
“Masjid bukan hanya tempat kita melaksanakan ibadah, tetapi juga harus menjadi lingkungan yang bersih, nyaman, teduh, dan terawat. Karena itu, Insya Allah kita akan rencanakan penanaman pohon di sekitar masjid ini,” ujar Thariq.
Menurutnya, penghijauan lingkungan masjid tersebut dapat menjadi bagian dari sinergi dua program pemerintah daerah, yakni AgroMopomulo dan Semarak Masjid-Gereja.
Program Mopomulo diarahkan untuk membangun budaya menanam dan merawat lingkungan secara bersama-sama. Sementara Semarak Masjid-Gereja memberikan perhatian terhadap kebersihan, kenyamanan, fasilitas, serta lingkungan rumah ibadah.
“Kita ingin semangat Agro Mopomulo masuk ke lingkungan rumah ibadah. Jadi masjid kita bukan hanya semarak dari sisi kegiatan keagamaannya, tetapi juga hijau, teduh, bersih, dan nyaman bagi jamaah,” kata Thariq.
Ia menambahkan, sinergi kedua program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga menyentuh aspek lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat.
“Kita melihat langsung kondisi di lapangan supaya apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat kita ketahui secara nyata. Dari situ kita bisa menyusun langkah dan program yang lebih tepat, termasuk bagaimana lingkungan masjid ini bisa kita tata dan hijaukan,” jelasnya.
Bagi Thariq, keberadaan rumah ibadah memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendorong agar masjid dan gereja memiliki lingkungan yang bersih, nyaman, serta mampu menjadi ruang kebersamaan warga.
“Kita ingin rumah ibadah menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus menjadi bagian dari gerakan menjaga lingkungan. Ketika masjid hijau, teduh dan terawat, manfaatnya bukan hanya dirasakan jamaah, tetapi juga seluruh masyarakat di sekitarnya,” pungkas Thariq.












