Kemarau Panjang , Rusli Habibie Kirim 100 Ribu Liter Air Bersih

Ketua Karang Taruna Gorut, Bais Kakilo Saat Distribusi Bantuan Air Bersih Dari Anggota DPR RI Rusli Habibie

Publishare.id – Kekeringan ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Gorontalo Utara mendapat perhatian serius.

Anggota DPR RI Dapil Gorontalo, Drs. H. Rusli Habibie, M.AP, turun tangan dengan memfasilitasi penyaluran bantuan air bersih bagi warga yang mengalami krisis air akibat musim kemarau panjang.

Dalam rangkaian misi kemanusiaan tersebut, total bantuan air bersih yang disiapkan untuk masyarakat Gorontalo Utara mencapai 100 Ribu liter yang disalurkan secara bertahap ke sejumlah desa terdampak kekeringan mulai Kamis, 17 September hingga 25 September 2026.

Bantuan tersebut menyasar sejumlah wilayah di Kecamatan Tomilito, Kwandang, Anggrek, Sumalata Timur dan Sumalata.

Penyaluran perdana pada Kamis (17/9/2026) menyasar Desa Molontadu, Huidu Melito dan Tanjung Karang, Kecamatan Tomilito.

Selanjutnya, Jumat (18/9), distribusi diarahkan ke Desa Pontolo, Botumobungo dan Molingkapoto Selatan, Kecamatan Kwandang.

Pada Sabtu (19/9), bantuan kembali menyasar Desa Tutuwoto dan Ombulodata, Kecamatan Anggrek, serta Desa Pontolo, Kecamatan Kwandang.

Distribusi berlanjut Minggu (20/9) ke Desa Dembe II, Wubudu dan Dulukapa, Kecamatan Sumalata Timur. Kemudian Senin (21/9), bantuan menyasar Desa Bulontio Timur, Buloila dan Puncak Mandiri, Kecamatan Sumalata.

Penyaluran kembali dilakukan Selasa (22/9) di wilayah Kecamatan Tomilito, yakni Molontadu, Huidu Melito dan Tanjung Karang.

Rangkaian distribusi dilanjutkan Kamis (24/9) ke Desa Pontolo, Botumobungo, Molingkapoto Selatan dan Tanah Putih, Kecamatan Kwandang. Sementara Jumat (25/9), bantuan dijadwalkan menyasar Pontolo, Botumobungo, Molingkapoto Selatan dan Batulayar.

Bagi masyarakat yang menghadapi kekeringan, bantuan tersebut bukan sekadar air, tetapi menjadi kebutuhan mendasar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Gorontalo Utara, Bais Kakilo, mengatakan keterlibatan berbagai pihak dalam penyaluran air bersih merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang saat ini berada dalam kondisi sulit akibat kekeringan.

“Air bersih ini adalah kebutuhan paling mendasar masyarakat. Karena itu, kami sangat mengapresiasi kepedulian Pak Rusli Habibie yang turun tangan membantu warga Gorontalo Utara. Kami bersama Karang Taruna dan BPBD akan memastikan bantuan ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bais, Jum’at (18/9/2026).

Menurutnya, kondisi kemarau yang berlangsung panjang membuat sejumlah desa mengalami keterbatasan sumber air sehingga distribusi harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

“Ini bukan hanya soal berapa banyak air yang disalurkan, tetapi bagaimana air tersebut bisa hadir di tengah warga ketika mereka benar-benar membutuhkannya. Semangatnya adalah gotong royong dan kemanusiaan,” tambahnya.

Aksi kemanusiaan tersebut turut melibatkan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Gorontalo Utara bersama Sekretaris dan jajaran pengurus lainnya.

Selain itu, distribusi juga melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gorontalo Utara. Sekretaris BPBD Jemmy Igirisa bersama Tim Reaksi Cepat (TRC), yakni Hasyim Dalanggo, Arman U. Kolly, Yondra Usira dan Ramis Potutu, ikut terlibat dalam proses distribusi di lapangan.

Rusli Habibie melalui surat Nomor 0020/RA.DPR.RI/A-361/IX/2026 tertanggal 16 September 2026 meminta jajaran Partai Golkar di daerah melakukan pemantauan, pengawalan dan monitoring agar bantuan tepat sasaran.

Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian Rusli Habibie terhadap masyarakat Gorontalo Utara, daerah yang memiliki kedekatan historis dalam perjalanan pengabdiannya sebagai mantan kepala daerah definitif pertama Kabupaten Gorontalo Utara dan mantan Gubernur Gorontalo dua periode.

Di tengah kondisi kekeringan ekstrem, penyaluran air bersih ini diharapkan mampu meringankan beban warga sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antara masyarakat, organisasi kepemudaan, pemerintah daerah dan berbagai pihak lainnya.

“Air bersih pun mengalir bukan hanya sebagai bantuan, tetapi sebagai tanda bahwa warga Gorontalo Utara tidak menghadapi kemarau seorang diri,” pungkas Bais.

Komentar