Anggota DPRD Gorontalo Utara Apresiasi Percepatan Rehabilitasi Jembatan Dambalo, Upaya Cegah Banjir

Anggota DPRD kabupaten Gorontalo Utara, Haris Tuina

Publishare.id- Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Haris Tuina, menyampaikan apresiasi atas percepatan pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur yang ditujukan untuk mencegah bencana banjir. Salah satu proyek yang disorot adalah perbaikan Jembatan Dambalo yang berada di jalur lintas Sulawesi, tepatnya di wilayah Kecamatan Tomilito.

Menurut Haris yang berbicara di Gorontalo, Minggu, pelaksanaan rehabilitasi jembatan yang terletak di Desa Dambalo tersebut mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Jembatan ini telah beroperasi lebih dari 20 tahun dengan konstruksi lama dan posisi yang cukup rendah. Kondisi ini menjadi perhatian utama karena di bawah jembatan mengalir sungai yang sering meluap saat curah hujan tinggi, di mana debit air tidak lagi dapat tertampung dengan baik.

Akibat luapan air sungai tersebut, banjir kerap terjadi dan merendam pemukiman warga serta bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Dambalo yang berada di sekitar lokasi. Haris menegaskan bahwa perbaikan jembatan ini harus diselaraskan dengan penataan daerah aliran sungai, agar fungsi infrastruktur dapat berjalan maksimal dan risiko banjir dapat diminimalisir hingga hilang.

Ia juga memuji respons cepat dari pihak Balai Jalan dalam menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan masyarakat. “Kami memfasilitasi masyarakat melalui Pemerintah Desa Dambalo untuk mengajukan proposal perbaikan jembatan. Hal ini mendesak karena ada 15 unit rumah warga dan SDN 1 Dambalo yang hampir setiap kali hujan deras pasti terendam banjir,” ungkap Haris. Senin (8/6/2026)

Proposal permohonan perbaikan tersebut diajukan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Gorontalo Utara, kemudian diteruskan dan diproses oleh Balai Jalan. “Alhamdulillah, tidak butuh waktu lama proposal tersebut ditindaklanjuti, dan saat ini proses rehabilitasi sudah berlangsung,” tambahnya.

Haris mengakui bahwa kegiatan perbaikan ini sempat memperlambat arus lalu lintas di jalur utama lintas Sulawesi, mengingat belum adanya jalan alternatif di sekitar lokasi. Meski demikian, ia menekankan bahwa masyarakat sangat memahami pentingnya pekerjaan ini dan berharap prosesnya dapat diselesaikan secepat mungkin.

“Kami berharap pengerjaan jembatan berjalan cepat dan selesai tepat waktu, sehingga akses lintas Sulawesi di titik ini kembali,” tandasnya.

Komentar