Masyarakat Kritik Bantuan Cadangan Beras Pemerintah, Nasi Keras Saat di Makan

Oplus_0

Publishare.id- Solusi dari pemerintah provinsi Gorontalo dalam menekan inflasi tingginya harga beras dengan mendistribusikan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (BP-CBP) 2025 periode Juni–Juli di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) menuai kritik.

Beberapa warga di Kecamatan Kwandang, mengeluhkan kualitas beras yang dijual pemerintah provinsi dengan harga Rp.60.000 untuk ukuran 5 Kg beras.

Bantuan beras dengan iming-iming harga murah yang seharusnya bisa dinikmati masyarakat miskin, justru dinilai tidak layak dikonsumsi dikarenakan kualitas beras yang bertekstur keras saat dimasak.

Menurut salah seorang warga, beras yang mereka beli dari pasar murah yang berlokasi di Kantor Camat Kwandang pekan kemarin itu berbau apek, setelah di masak nasi sangat keras meskipun sudah ditakar dengan air yang cukup banyak.

“Saya ini biasa kalau masak nasi cukup dengan air dua cup sudah lembut nasinya, ini tidak, biar sudah saya kasih lebih air, pas masak Depe nasi keras, kalau di makan rasa sakit saya punya dada,” ujar warga yang namanya enggan disebut.

Keluhan serupa juga dilontarkan warga lain yang berharap pemerintah lebih serius dalam menjamin kualitas bantuan, mengingat beras tersebut sangat dibutuhkan masyarakat kurang mampu.

“Delo Ti pak Gubernur tau ini beras tidak Gaga? Kalau tidak percaya, suru Ti pak Gubernur coba sendiri ini beras,” ungkap warga.

Komentar