Publishare.id- Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Pesan tersebut disampaikan Wabup Nurjanah saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Agung Gorontalo Utara, Senin (24/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Tuan Kadi, Ketua Adat Gorontalo Utara, para asisten, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua Bawaslu, Baznas, serta para ulama dan jamaah.
Dalam sambutannya, Nurjanah menegaskan bahwa semangat Maulid Nabi tidak cukup hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
“Semangat Maulid Nabi harus kita wujudkan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya dengan terus menjaga kerukunan dan memperkuat persatuan,” ujarnya.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW sangat relevan untuk menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Nilai-nilai yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW, kata dia, perlu dibarengi dengan penguatan nilai sosial dan moral di tengah masyarakat.
Khusus bagi aparatur pemerintah, Nurjanah mengingatkan bahwa keteladanan Rasulullah juga harus tercermin melalui sikap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Sebagai aparatur, kita dituntut untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Nilai keteladanan Rasulullah harus menjadi bagian dari sikap dan pengabdian kita,” tegasnya.
Nurjanah juga mengajak generasi muda untuk menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai agama, moral, dan sosial sekaligus menjadi penerus pembangunan daerah.
Ia turut mengajak para ulama dan seluruh jamaah untuk bersama-sama membangun Gorontalo Utara yang aman, harmonis, dan religius.
“Melalui momentum Maulid Nabi ini, mari kita perkuat persatuan dan tingkatkan kepedulian kepada sesama. Jadikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan agama dan pembentukan karakter generasi,” pungkasnya.
