PAN Gorut Panaskan Mesin Politik, Nama-Nama Baru Mulai Muncul dari Tolinggula Hingga Atinggola

Tokoh Pengusaha Sukses Revan Saputra Bangsawan Bersama Jajaran Pengurus Partai Amanat Nasional

Publishare.id- Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Amanat Nasional (PAN) se-Kabupaten Gorontalo Utara pada Minggu (17/5/2026). Berlangsung penuh semangat konsolidasi politik dan penguatan struktur partai hingga tingkat akar rumput.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Wilayah PAN Gorontalo, Anas Yusuf, didampingi Sekretaris Wilayah, Kristina Mohammad Udoki. Muscab menjadi momentum penting dalam memperkuat mesin partai menjelang agenda politik mendatang.

Dalam forum itu, kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Gorontalo Utara resmi dikukuhkan dengan Inday Joan Sanabe sebagai Ketua DPD, didampingi Ismail Udin sebagai sekretaris dan Hans Vans Solang sebagai bendahara.

Selain menetapkan formatur di seluruh kecamatan, Muscab juga menitikberatkan pada penguatan struktur partai hingga tingkat ranting serta pembentukan relawan di setiap desa di Gorontalo Utara. Langkah ini dinilai sebagai strategi memperluas basis dukungan PAN di tengah dinamika politik daerah.

Suasana Muscab semakin menarik dengan kehadiran langsung tokoh Pengusaha Sukses Revan Saputra Bangsawan (RSB) yang di tengah kesibukannya masih menyempatkan diri bersilaturahmi bersama kader PAN. Kehadirannya disebut menjadi suntikan semangat bagi kader dan simpatisan partai.

Pada kesempatan itu pula, PAN Gorontalo Utara turut memperkenalkan sejumlah tokoh perempuan yang digadang-gadang akan ikut berpartisipasi dalam panggung politik daerah. Di antaranya Susanti Kadir, istri dari Pak Londong, serta Gamaria Djura, istri Wakil Bupati Bone Bolango, yang disebut-sebut akan maju sebagai Calon Anggota DPRD dari daerah pemilihan Tolinggula, ada juga beberapa nama dari Kecamatan Atinggola, seperti Marzuki pulumoduyo, dan Salah tokoh masyarakat Kecamatan Gentuma Sofyan Ajilahu.

Muscab PAN Gorontalo Utara pun menjadi sinyal kuat bahwa partai berlambang matahari putih itu mulai memanaskan mesin politik sekaligus memperluas keterlibatan kader perempuan dalam kontestasi politik di daerah.

Exit mobile version