Publishare.id- BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo terus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan untuk mempercepat terwujudnya Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kabupaten Boalemo. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pertemuan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo, Dr. Ir. Sanco Simanullang, dengan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Boalemo, Muhammad Amin, dan Anggota DPRD Arman Nawayi, di Tilamuta, Senin (27/7/2026).
Dalam pertemuan itu, Sanco didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pohuwato Sri Mulyana serta Petugas Wasrik Dicky.
Pembahasan difokuskan pada strategi percepatan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja di Boalemo, baik pekerja penerima upah maupun bukan penerima upah.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah peluang dukungan pendanaan melalui Perubahan APBD (P-APBD) untuk memberikan perlindungan kepada pekerja rentan, seperti petani, nelayan, pedagang kecil, pelaku UMKM, buruh harian lepas, pekerja keagamaan, hingga pekerja sektor informal lainnya.
Sanco mengungkapkan, capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kabupaten Boalemo saat ini masih berada di kisaran 35 persen, atau baru 25.493 pekerja yang terlindungi dari total 70.343 pekerja. Kondisi tersebut, menurutnya, memerlukan langkah yang lebih masif melalui kolaborasi seluruh pihak.
“Kami berharap DPRD Kabupaten Boalemo dapat menjadi mitra strategis dalam mempercepat terwujudnya Universal Coverage Jamsostek. Dengan dukungan kebijakan dan penganggaran melalui APBD Perubahan, semakin banyak pekerja rentan dapat memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Ketika pekerja terlindungi, keluarganya juga memiliki jaring pengaman apabila terjadi risiko kecelakaan kerja maupun meninggal dunia. Ini merupakan investasi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Boalemo,” ujar Sanco.
Ia menegaskan, pencapaian target UCJ tidak dapat dilakukan BPJS Ketenagakerjaan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, pemerintah desa, hingga masyarakat.
“Kami optimistis target peningkatan UCJ di Kabupaten Boalemo dapat tercapai apabila seluruh pihak bergerak bersama. Semangat kolaborasi inilah yang menjadi kekuatan untuk mewujudkan Boalemo yang lebih sejahtera dan terlindungi,” tambahnya.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Boalemo, Muhammad Amin, mengapresiasi langkah BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas cakupan perlindungan pekerja di daerah.
“Jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan investasi sosial yang penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengurangi risiko sosial ekonomi akibat kecelakaan kerja maupun meninggal dunia,” kata Muhammad Amin.
Sementara itu, Anggota DPRD Arman Nawayi menyatakan DPRD siap membangun komunikasi lebih lanjut dengan Pemerintah Kabupaten Boalemo untuk mengkaji peluang dukungan anggaran melalui P-APBD, sehingga lebih banyak pekerja rentan dapat memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
“Semakin luas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, semakin kuat pula ketahanan sosial dan ekonomi keluarga pekerja, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya.












