Publishare.id —Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, mengajukan usulan penyediaan 20 ribu hektare lahan baru untuk tanaman jagung sebagai bagian dari dukungan daerah terhadap rencana pembangunan pabrik bioethanol.
Usulan tersebut disampaikan Thariq saat menghadiri undangan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama 44 kepala daerah lainnya dalam agenda pembahasan program pengembangan bioethanol dan ketahanan energi nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Gorontalo Utara juga mendapat dukungan program pertanian untuk tahun 2026 berupa bantuan benih jagung untuk lahan seluas 1.000 hektare serta lima unit hand traktor.
Thariq melihat program tersebut bukan sekadar bantuan pertanian, tetapi menjadi peluang bagi Gorontalo Utara untuk mengambil bagian dalam agenda besar pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan energi sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.
Mentan Amran Sulaiman menegaskan, pengembangan bioethanol merupakan bagian dari arahan langsung Presiden dalam rangka memperkuat ketahanan energi Indonesia.
“Program ini merupakan arahan langsung Bapak Presiden dalam rangka ketahanan energi, karena Indonesia tidak akan lagi impor solar sehingga akan terjadi penghematan sekitar Rp500 triliun setiap tahun,” ujar Amran.
Menurutnya, kebijakan tersebut juga diharapkan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat dan daerah karena perputaran uang terjadi di wilayah masing-masing.
“Dampaknya langsung dirasakan oleh rakyat karena uangnya berputar di daerah,” lanjutnya.
Menanggapi peluang tersebut, Bupati Thariq langsung mendorong jajaran Dinas Pertanian Gorontalo Utara agar serius menyiapkan data dan mengawal setiap program Kementerian Pertanian.
Thariq bahkan mengusulkan 20 ribu hektare lahan baru untuk jagung, yang diproyeksikan dapat menjadi salah satu sumber bahan baku dalam pengembangan bioethanol.
“Saya minta Pak Kadis untuk memaksimalkan data dan terus mengoordinasikan ke Kementerian Pertanian agar program dan bantuan-bantuan ini benar-benar akan dirasakan oleh rakyat Gorontalo Utara,” tegas Thariq.












