Dedy Dunggio Dorong RSUD ZUS Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Publishare.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Utara, Dedy Dunggio, mengingatkan manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Umar Sidiki (ZUS) agar terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dedy mengatakan, RSUD ZUS memiliki peran strategis karena menjadi satu-satunya rumah sakit rujukan di wilayah pesisir utara Provinsi Gorontalo. Karena itu, kualitas pelayanan harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah maupun pihak manajemen rumah sakit.

“Pemerintah daerah perlu terus mendorong manajemen rumah sakit untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan. DPRD juga akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal,” kata Dedy di Gorontalo Utara.

Menurutnya, keberadaan RSUD ZUS menjadi tumpuan harapan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas. Apalagi, rumah sakit tersebut memiliki cakupan pelayanan yang cukup luas, tidak hanya bagi warga Gorontalo Utara, tetapi juga masyarakat dari daerah sekitar.

Dedy berharap, di bawah kepemimpinan Direktur RSUD ZUS yang baru, Rachman Kuki, pembenahan manajemen dan peningkatan mutu pelayanan dapat menjadi prioritas.

Ia menilai, pengelolaan rumah sakit memiliki tantangan tersendiri, mulai dari optimalisasi fasilitas kesehatan, ketersediaan tenaga medis, hingga pemenuhan kebutuhan obat-obatan.

“Rumah sakit ini memiliki potensi kunjungan pasien yang cukup tinggi, tetapi juga harus mampu menjaga efektivitas operasionalnya. Karena itu, optimalisasi pelayanan harus terus diperbarui dan ditingkatkan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Dedy, Kamis (29/10/2026).

Dedy menegaskan, seluruh aset rumah sakit harus dikelola secara maksimal. Tidak hanya gedung, ruangan dan peralatan medis, tetapi juga sumber daya manusia seperti dokter spesialis, dokter umum, perawat, serta bidan yang menjadi bagian penting dalam menunjang pelayanan kesehatan.

Selain itu, ketersediaan obat-obatan juga harus menjadi perhatian serius manajemen agar masyarakat tidak mengalami kesulitan ketika membutuhkan pengobatan.

“Kami mendukung seluruh upaya rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan. Ketersediaan dokter harus diimbangi dengan obat-obatan, alat kesehatan yang memadai, serta sistem pelayanan yang efisien dan akurat,” tegasnya.

Ia menambahkan, keseimbangan antara jumlah tenaga medis, ketersediaan fasilitas, kebutuhan obat-obatan dan jumlah pasien merupakan faktor penting dalam menciptakan pelayanan rumah sakit yang optimal.

Menurutnya, masyarakat harus memperoleh pelayanan secara cepat dan tepat tanpa harus menghadapi kendala yang dapat menghambat proses pengobatan.

“Ketika seluruh kebutuhan pelayanan terpenuhi, kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit akan semakin meningkat. Ini tentu akan berdampak positif terhadap kualitas pelayanan dan jumlah kunjungan pasien,” tambah Dedy.

Komentar