GERINDRA Hanya Siapkan  1 TPS 1 ORANG Saja !

Oplus_131072

Publishare.id- Ternyata tidak ada yang perlu ditakuti dengan gerakan partai GERINDRA di Gorontalo. Mereka hanya menargetkan 1 orang per TPS. Itu tidak akan menakutkan parpol lain. Sebab, jumlah TPS se Provinsi Gorontalo sekitar 3.500 buah. Tiap TPS berisikan sekitar 600 suara.

Artinya, kalau 3.500 TPS yang disasar, berarti GERINDRA menargetkan 3 500 suara saja. Itu tidak cukup, bahkan untuk 1 pun kursi DPRD Provinsi Gorontalo.

“Jangan salah memahami, hehehe…. itu adalah tata cara penghitungan yang sudah purba. Program “1 TPS 1 Orang” tersebut bukanlah untuk mencari jumlah pemilih tetapi jumlah tim sukses parpol di TPS tersebut. Cukup 1 orang kan tim-nya…sebab kalau sampai lebih dari satu maka akan tidak nyambung, hehehe. Kita di GERINDRA sudah terbiasa satu komando dari pusat hingga TPS,” jelas juru bicara GERINDRA, Iwan Kolly.

Iwan melanjutkan, target partai itu untuk memenuhi “1 TPS 1 ORANG” adalah dalam konteks Pemilu, bukan untuk Pilkada. “Kita bicara dalam konteks Pemilu ya, bukan Pilkada,” pintanya.

Dia lalu memaparkan sedikit bahwa pada dasarnya susunan bakal caleg Partai GERINDRA untuk Pemilu 2029 kelak sudah disiapkan sejak sekarang.

Apa maksudnya “1 TPS 1 ORANG”? “Begini…” jelas Iwan. Misalkan seorang caleg–umpamakan namanya si A–memiliki “1 orang/TPS” di 20 TPS. Si A mesti rela menjadi norut 2 karena si B punya tim “1TPS 1 ORANG” di 21 TPS yang berarti jadi Norut 1 karena terbanyak. Bagaimana bila lebih dari satu orang yg memiliki jejaring “1 TPS 1 ORANG” ? “Nanti kalau begitu kasusnya, pimpinan partai yang akan menentukan susunan atau urutan caleg. Biasanya yang berhak menetapkan urutan caleg adalah DPP dengan sangat mempertimbangkan usulan dari DPD maupun DPC,” tutur Iwan.

Tim di TPS itulah yang dipastikan akan mencoblos GERINRA di bilik suara siapa pun calegnya. Bisa dibayangkan bahwa di sebuah dapil, misalkan dapil Sumalata, di 1 TPS ada 1 orang dari caleg DPRD kabupaten/Kota, ada juga “1 TPS 1 ORANG” untuk DPRD Provinsi, dan ada pula “1 TPS 1 ORANG” dari para caleg DPR RI serta “1 TPS 1 ORANG” untuk Pilpres.

Artinya, di dapil Sumalata, tiap TPS diisi oleh 3 orang (disediakan oleh caleg DPR RI, karena 3 caleg maka jadi 3 orang), 5 orang dari caleg DPRD Provinsi, 4 orang dari caleg DPRD Gorut dan 1 orang dari tim Pilpres.

“Jadi, dalam sebuah TPS di Sumalata sudah dipastikan sejak awal ada minimal 3+5+4+1 = 13 suara minimum per TPS. Dalam 100 TPS maka minimal ada 1300 suara yang hanya mencoblos lambang GERINDRA. Angka itu sudah cukup untuk merebut satu kursi. Ya, kalau calegnya kreatif maka suara GERINDRA bisa lebih dari itu,” papar Iwan Kolly.

Iwan menyadari bahwa tidak semua rakyat Indonesia akan memilih GERINDRA. “Kamu tidak harus memilih GERINDRA. Kami sadar hanya 34 persen yang akan memilih GERINDRA….itu sudah disurvei…. Masih ada sisa 66 % yang akan mencoblos partai lain, jadi tidak ada yang perlu ditakutkan dengan GERINDRA. Nyantai aja bro…” tukas Iwan.

Komentar