Bupati Thariq Buka Domino Bercahaya Cup III, Siapkan Piala Bergilir hingga Pembinaan Atlet Sejak SD

Publishare.id- Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, resmi membuka Turnamen Domino Bercahaya Cup III pada Rabu (15/7/2026).

Momentum pembukaan itu dimanfaatkan Thariq untuk menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan turnamen sekaligus memperkuat pembinaan olahraga prestasi di Gorontalo Utara.

Dalam sambutannya, Thariq meminta panitia mulai melengkapi dokumentasi setiap penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, galeri yang memuat daftar juara, nama peserta, hingga dokumentasi foto akan menjadi catatan sejarah sekaligus penyemangat bagi peserta untuk terus berprestasi.

“Minimal ada galeri yang menampilkan juara pertama, kedua, ketiga, nama peserta, serta foto-fotonya secara lengkap. Itu akan menjadi kebanggaan dan memotivasi peserta pada turnamen berikutnya,” ujar Thariq.

Tak hanya itu, Thariq juga menggagas kehadiran piala bergilir yang lebih bergengsi untuk diperebutkan setiap tahun. Ia bahkan berencana mendatangkan piala khusus dari Jakarta agar memiliki nilai prestise yang lebih tinggi.

Menurutnya, piala bergilir tidak hanya menjadi simbol kemenangan, tetapi juga mampu meningkatkan semangat kompetisi. Bahkan, tim yang mampu menjuarai turnamen secara beruntun berpeluang memiliki piala tetap sebagai bentuk penghargaan.

“Kita ingin ada sesuatu yang bisa dibanggakan. Bukan hanya hadiah, tetapi juga prestise yang membuat peserta semakin termotivasi,” katanya.

Selain peningkatan kualitas turnamen, Thariq meminta panitia, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta seluruh pihak terkait lebih agresif mempromosikan Domino Bercahaya Cup melalui berbagai media, termasuk media sosial. Ia menilai euforia masyarakat saat mengarak piala kemenangan ke desa merupakan promosi yang efektif untuk menarik minat peserta baru.

Sebagai Ketua KONI Gorontalo Utara, Thariq menegaskan perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada olahraga domino. Pemkab, kata dia, juga tengah menyiapkan program pembinaan atlet sejak usia dini, salah satunya melalui pengembangan olahraga catur di sekolah dasar.

Sebanyak 22 guru yang memiliki kemampuan bermain catur telah didata untuk mengikuti pelatihan sebagai pelatih. Setelah itu, mereka akan membina siswa di sekolah masing-masing dengan dukungan sarana papan catur yang disiapkan pemerintah bersama Pengurus Percasi Gorontalo Utara.

“Saya ingin pembinaan dimulai dari sekolah sehingga Gorontalo Utara memiliki atlet-atlet catur junior yang siap berprestasi,” jelasnya.

Selain catur, pemerintah juga akan mendorong pembinaan cabang olahraga lain, termasuk tenis meja, seiring meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap olahraga.

Menutup sambutannya, Thariq menegaskan bahwa Turnamen Domino Bercahaya Cup bukan sekadar ajang permainan, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, bertukar gagasan, serta membangun semangat kebersamaan masyarakat Gorontalo Utara.

“Manusia membutuhkan inspirasi dan pertemuan seperti ini. Dari kegiatan seperti inilah lahir semangat untuk memberikan yang terbaik bagi Gorontalo Utara,” pungkasnya.

Exit mobile version