Publishare.id- Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berlangsung khidmat di Masjid Agung Baiturrahim, Kwandang, Kamis (15/01/2026).
Kegiatan keagamaan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusup yang sekaligus memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai momentum meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta memperkuat nilai-nilai akhlak dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
“Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa sejarah, tetapi mengandung pesan mendalam tentang pentingnya shalat, kedisiplinan, serta tanggung jawab moral dalam menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan amanah pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Wakil Bupati.
Peringatan Isra Mi’raj ini turut dihadiri oleh Asisten I Setda Gorontalo Utara, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Kantor Kemenhaji, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Kepala Dinas Perpustakaan, Dinas Kesehatan, Dinas Perkim, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, Kepala Bappeda, Dinas Ketahanan Pangan, Sekretaris Kesbangpol, Dinas PMD, Dinas Perhubungan, Dinas PPA, Dinas Sosial, Kepala BPBD, Sekretaris DPRD, Sekretaris Perindagkop, Direktur Perumda, serta para Kepala Bagian lingkup Setda Gorontalo Utara.
Selain unsur pemerintah daerah, kegiatan ini juga dihadiri Camat Kwandang, para kepala desa yakni Desa Leboto, Alata Karya, Bulalo, Posso, Bualemo, dan Titidu, Plt. Qodhi, Baate, Ketua Baznas, Ketua MUI, para imam masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Suasana religius terasa kental selama kegiatan berlangsung, diisi dengan doa bersama dan tausiah keagamaan yang mengingatkan jamaah akan hikmah besar di balik perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW.
“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini dapat semakin mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman sebagai landasan dalam mewujudkan daerah yang religius, harmonis, dan berkemajuan,” tandas Wabup.
