Publishare.id- Dukungan terhadap terobosan Program G2-10 PLUS yang digagas Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara terus mengalir deras. Kali ini, dukungan datang dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang menyatakan komitmennya untuk berinvestasi langsung dalam program unggulan daerah tersebut.
Dalam pertemuan resmi di kampus UNG, Rektor Prof. Edward Wolok didampingi para Wakil Rektor I, II, III, dan IV, bersama para dekan serta unsur pimpinan universitas, menerima kehadiran Bupati Gorontalo Utara, yang turut didampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Asisten, serta pimpinan OPD pengampu program unggulan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gorontalo Utara memaparkan secara langsung visi dan implementasi G2-10 PLUS sebagai program berbasis pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan dan pertanian terpadu.
Hasil pertemuan menghasilkan beberapa kesepakatan penting, di antaranya:
1.Rektor UNG siap berinvestasi lima paket G2-10 PLUS, yang mencakup 10 ekor kambing, 50 ekor ayam, dan 5 ekor sapi.
2.Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dan Universitas Negeri Gorontalo, yang akan ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama antara pimpinan OPD pengampu program unggulan dan para dekan terkait.
3.Pertukaran cendera mata, di mana Rektor UNG menyerahkan kenang-kenangan kepada Bupati Gorontalo Utara, sementara Bupati memberikan piagam penghargaan kepada Prof. Edward Wolok atas dukungan dan kontribusinya terhadap program G2-10 PLUS.
Rektor UNG, Prof. Edward Wolok, menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kami melihat G2-10 PLUS bukan sekadar program, tetapi sebuah gerakan sosial-ekonomi yang bisa mengubah pola pikir masyarakat menuju kesejahteraan,” ujar Prof. Wolok, Rabu (5/11/2025).
Sementara itu, Bupati Gorontalo Utara menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan UNG.
“Ini bukti bahwa sinergi antara kampus dan pemerintah daerah dapat menghasilkan solusi konkret bagi pembangunan daerah,” tegasnya.












