Publishare.id – Tim Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Umar Sidiki (ZUS) Gorontalo Utara bergerak cepat membantu pemulihan fasilitas kesehatan yang terdampak banjir bandang di Kecamatan Biau. Tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tim medis juga turun langsung membersihkan lumpur yang merendam Puskesmas Biau pascabencana.
Direktur RSUD ZUS, dr. Mohammad Ardiansyah, mengatakan banjir bandang yang menerjang Kecamatan Biau pada 26 Mei lalu menyebabkan sejumlah fasilitas kesehatan terendam, termasuk Puskesmas Biau dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.
“Material lumpur yang terbawa banjir memenuhi ruang pelayanan hingga halaman puskesmas. Karena itu, kami bersama-sama turun untuk membersihkan agar pelayanan kesehatan bisa segera kembali berjalan normal dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Ardiansyah, Senin (2/6/2026)
Aksi gotong royong tersebut merupakan bagian dari program “Mopaberesi Kambungu” atau membersihkan kampung/desa yang diinisiasi Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu. Jika sebelumnya kegiatan difokuskan di lingkungan rumah sakit dan sekitarnya, kali ini pelaksanaannya diarahkan ke wilayah terdampak banjir di Kecamatan Biau.
Selain membersihkan fasilitas kesehatan, RSUD ZUS juga menghadirkan layanan kesehatan langsung bagi warga yang terdampak. Tim yang diterjunkan terdiri dari dokter umum dan dokter spesialis untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terpantau pascabencana.
Banjir bandang di Kecamatan Biau tercatat berdampak pada lima desa, yakni Desa Huluto, Omuto, Biau, Bualo, dan Didingga. Sedikitnya 3.500 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut.
Kehadiran tim RSUD ZUS mendapat apresiasi dari warga setempat karena membantu mempercepat pemulihan layanan kesehatan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat setelah bencana.
“Pelayanan kesehatan harus segera pulih agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan yang optimal, terutama di masa pemulihan pascabanjir,” kata Ardiansyah.
