Publishare.id- Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menghadiri sekaligus memimpin acara Pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten Gorontalo Utara, Mariyati Mohammad, yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Ketua Tim Pembina Posyandu serta Pelantikan Pengurus Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gorontalo Utara periode 2025–2030, bertempat di Kwandang, Senin (28/10/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Thariq Modanggu menekankan pentingnya menghubungkan berbagai program lintas sektor agar saling mendukung dan memperkuat capaian pembangunan daerah. Ia memperkenalkan gagasan “Genre SKS Gorut”, sebuah inisiatif untuk mengkoneksikan kegiatan generasi berencana (Genre) dengan program strategis Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut).
“Kita rancang Genre SKS Gorut agar sinergi dengan program daerah. Semua pihak harus terlibat, termasuk forum Genre, karena ide-ide brilian seperti ini sangat kita butuhkan untuk membangun Gorut yang sehat dan cerdas,” ujar Bupati Thariq.
Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan rencananya untuk berwisata bersama forum Genre, sebagai bentuk penguatan hubungan emosional dan kolaborasi lintas generasi.
Dalam kesempatan tersebut, Thariq menjelaskan bahwa Posyandu kini telah bertransformasi menjadi bagian dari pelayanan dasar melalui 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang berfokus pada kesejahteraan keluarga. Ia menguraikan tiga pilar dan enam syarat SKS (Sadar Keluarga Sehat) sebagai panduan utama:
1.Syarat hidup sehat, meliputi pemeriksaan kesehatan, kehamilan, dan penanganan stunting.
2.Syarat pendidikan, yang menekankan kesadaran terhadap pentingnya belajar dan pembinaan keluarga.
3.Sadar kesehatan.
4.Sadar sanitasi sehat.
5.Sadar hidup tertib.
6.Sadar hidup bersosial.
Bupati Thariq juga menginstruksikan kepada Kepala Dinas terkait untuk segera membuat flyer sosialisasi mengenai 3 pilar dan 6 syarat SKS, agar informasi ini lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh masyarakat.
“Tugas ini merupakan tugas kita semua. Tiga pilar dan enam syarat ini harus menjadi bagian dari gerakan bersama. Ayah Genre juga punya peran penting dalam melakukan pembinaan posyandu,” tegasnya.
Ia menutup sambutan dengan menekankan bahwa seluruh kegiatan lintas sektor ini perlu dikoneksikan dalam satu arah kebijakan, guna menciptakan efisiensi dan penghematan anggaran tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kegiatan ini kita koneksikan agar terjadi penghematan, tetapi tetap memberikan hasil yang maksimal untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkas Bupati Thariq Modanggu.
