Tenaga Ahli Kementan Tinjau Lokasi Parent Stock Ayam Terintegrasi di Desa Dambalo

Bupati Thariq Modanggu bersama Tenaga Ahli Mentri Pertanian, Profesor Ali Agus

Publishare.id- Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, bersama Tenaga Ahli Menteri Pertanian untuk Hilirisasi Peternakan Terintegrasi, Prof. Ali Agus, melakukan peninjauan langsung lokasi rencana pengembangan parent stock ayam di Mini Ranch G2-10, Desa Dambalo, Kecamatan Tomilito, Senin (12/01/2026).

Peninjauan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan pemerintah daerah dalam mendukung program hilirisasi peternakan ayam terintegrasi yang menjadi program prioritas nasional melalui Kementerian Pertanian.

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, saat diwawancarai menyampaikan bahwa kunjungan ke Desa Dambalo bertujuan untuk melihat langsung kesiapan lokasi yang akan diusulkan sebagai salah satu titik pelaksanaan ground breaking, sekaligus sebagai bahan laporan kepada Menteri Pertanian.

“Kunjungan ini dalam rangka melihat lokasi untuk kegiatan ground breaking, dan lebih khusus lagi untuk ternak ayam terintegrasi dari beberapa lokasi yang telah kami kunjungi. Tempat ini menjadi salah satu lokasi yang kami siapkan untuk pembangunan peternakan ayam di Gorontalo Utara. Alhamdulillah, seluruh jajaran pemerintah daerah mendukung sepenuhnya program Presiden melalui Kementerian Pertanian. Ini tentu kita syukuri karena sangat berkaitan langsung dengan kesejahteraan rakyat Gorontalo Utara dan merupakan bagian dari program nasional,” ujar Thariq Modanggu.

Sementara itu, Prof. Ali Agus menjelaskan bahwa agenda kunjungan lapangan dilakukan untuk melihat secara langsung dan detail kondisi lokasi yang direncanakan sebagai bagian dari pengembangan peternakan ayam terintegrasi di Gorontalo Utara.

“Hari ini kami turun langsung ke lapangan untuk melihat dari jarak dekat peruntukan lahan dalam mendukung program prioritas negara, yakni identifikasi lokasi peternakan ayam terintegrasi. Ke depan, akan dikembangkan beberapa unit, seperti pabrik pakan, pembibitan ayam, serta RPA atau RPHU (Rumah Potong Hewan Unggas) dan pengolahan,” jelas Prof. Ali Ag

Ia menambahkan, lokasi di Desa Dambalo dinilai sangat potensial untuk dikembangkan sebagai lokasi pembibitan dan penetasan ayam, khususnya untuk menghasilkan ayam komersial maupun parent stock. Menurutnya, peternakan jenis ini membutuhkan lokasi yang jauh dari permukiman penduduk serta memiliki sistem keamanan yang baik.

“Lokasi ini cukup ideal karena jauh dari keramaian dan pemukiman. Kami juga melihat langsung kondisi lahan, mulai dari kemiringan, ketinggian, hingga potensi sumber air. Insyaallah ini lahan yang sangat potensial dan akan kami proyeksikan sebagai salah satu titik pengembangan breeding farm parent stock untuk menghasilkan commercial stock,” pungkasnya.

Komentar