Publishare.id- Menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan peserta, Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo menyiapkan layanan transportasi terpadu guna mendukung pelaksanaan Pekan Nasional Petani dan Nelayan (Penas) ke-XVII tahun 2026 yang berlangsung di wilayah setempat.
Layanan transportasi telah dimulai sejak 16 Juni 2026, bersamaan dengan kedatangan rombongan kontingen dari berbagai daerah. Selama dua hari pertama, yaitu pada 16 hingga 17 Juni, penjemputan peserta dari Bandara Djalaluddin menuju tempat pemondokan yang tersebar di Kecamatan Limboto dan Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, dilayani menggunakan armada Bus Rapid Transit (BRT).
Masuk pada periode 18 Juni hingga 26 Juni 2026, pelayanan angkutan dialihkan dan didukung oleh 19 unit bus yang disediakan langsung oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Sagita Wartabone, menyatakan bahwa kesiapan armada ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan ajang berskala nasional tersebut.
“Kami pastikan perjalanan peserta dari berbagai provinsi dapat berjalan lancar dan aman selama berada di Gorontalo,” ujarnya.
Selain bus besar, Dinas Perhubungan juga menyediakan moda transportasi pendukung berupa bentor yang beroperasi di sekitar pusat kegiatan utama, yaitu GOR David Tony Limboto. Bentor-bentor ini dilengkapi dengan rompi pengenal khusus agar mudah dibedakan dari kendaraan umum lainnya, sekaligus melayani perjalanan peserta antara lokasi pemondokan dan tempat pelaksanaan kegiatan.
Di tengah kesibukan pengaturan transportasi untuk Penas, Dinas Perhubungan juga menjalankan tugas lain secara bersamaan, yaitu penjemputan jamaah haji Kloter 28 dan 30 Provinsi Gorontalo pada tanggal 21 dan 23 Juni 2026.
“Alhamdulillah, seluruh jamaah haji dari kedua kloter tersebut telah tiba dengan selamat di Gorontalo,” tambah Sagita.
Keberhasilan ini didukung oleh kerja sama dan sinergi erat bersama Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, pengelola Bandara Djalaluddin, Bea Cukai, Badan Karantina Kesehatan, Imigrasi, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.
Sagita juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat langsung dalam pelayanan transportasi dan pengaturan lalu lintas di lokasi kegiatan. Ucapan terima kasih ditujukan kepada Kementerian Perhubungan RI, UPT Perhubungan daerah, Jasa Raharja, kepolisian, Dinas Perhubungan Kabupaten Gorontalo, serta seluruh mitra kerja lainnya.
“Segala kekurangan yang ditemukan selama pelayanan ini akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan, guna meningkatkan kualitas layanan dalam menyukseskan kegiatan-kegiatan berskala nasional di masa mendatang,” pungkasnya.
