Pra Motabi Kambungu, Thariq Nurdjanah Bawa Berkah Bagi Masyarakat Dudepo

Publishare.id- Satu bulan semenjak dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu dan Nurdjanah Yusuf Hasan, langsung menunaikan janji politik yang sempat menjadi janji kampanye mereka.

Sebagai program awal, hari ini, Bupati Thariq Modanggu bersama Wabup Nurdjanah Yusuf Hasan, melaksanakan program Pra Motabi Kambungu di Desa Dudepo, Kecamatan Anggrek. Pada kegiatan ini, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Disdukcapil, Diskoperindag, Bagian Kesra turut di boyong ke pulau Dudepo untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ada di sana.

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah di Desa Dudepo bukan hanya sebatas seremoni, melainkan sebagai bentuk empati atas kondisi warga yang selama ini belum menikmati aliran listrik.

“Kami prihatin karena masyarakat di sana sudah lama belum merasakan listrik. Maka dari itu, kami datang bukan hanya membawa pelayanan, tapi juga membawa harapan,” kata Bupati Thariq.

Thariq juga menambahkan, dalam kegiatan Motabi Kambungu ini seluruh layanan pemerintahan diboyong langsung ke lokasi. Mulai dari pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan (Disdukcapil), hingga pembagian sembako bagi masyarakat.

“Ada pelayanan kesehatan gratis, pelayanan dari Dinas Capil bagi masyarakat yang belum memiliki KTP maupun akta kelahiran. Semuanya kami siapkan langsung di sana agar masyarakat bisa mudah mengaksesnya,” terangnya.

Selain pelayanan lanjut Bupati, kehadiran jajaran Pemda juga dimaksudkan untuk menyerap langsung kondisi masyarakat dan memperpendek jarak komunikasi antara pemerintah dan warga.

“Dari Dudepo ke darat itu memerlukan waktu yang cukup panjang untuk menjangkau Pemda. Karena itu, saya dengan ibu Nur boyong OPD ke Dudepo, untuk melayani masyarakat secara langsung” terangnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemda turut membagikan seribu paket sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar warga.

“Ini bukan sekadar kunjungan, tapi bagian dari langkah awal kami di seratus hari kerja. Kami ingin masyarakat benar-benar merasa dilayani dan diperhatikan,” tandasnya.

Exit mobile version