Publishare.id- Lonjakan permintaan transportasi udara dan laut terjadi selama pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo.
Tingginya antusiasme peserta dari berbagai daerah membuat Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Kementerian Perhubungan mengambil langkah cepat dengan menyiapkan penerbangan tambahan (extra flight) serta penyesuaian jadwal kapal guna memastikan kelancaran mobilitas peserta.
Peningkatan arus kedatangan dan keberangkatan diperkirakan mencapai puncaknya menjelang acara penutupan PENAS pada 24 Juni 2026 yang dijadwalkan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, sejumlah maskapai menambah penerbangan dari Jakarta, Makassar, dan Manado menuju Bandara Djalaluddin Gorontalo pada 18, 19, dan 23 Juni 2026.
Sementara untuk arus balik peserta, penerbangan tambahan disiapkan pada 23, 24, dan 25 Juni 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Sagita Wartabone, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan atas dukungan penuh dalam penyediaan layanan transportasi selama pelaksanaan PENAS.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Menteri Perhubungan RI beserta jajaran. Secara khusus kepada Direktur Jenderal Perhubungan Udara dan Kepala Kantor BLU UPBU Djalaluddin Gorontalo atas dukungan penuh terhadap tersedianya extra flight ini,” ujar Sagita, Rabu (24/6/2026).
Tidak hanya sektor udara, dukungan juga datang dari transportasi laut. Pemerintah melakukan penyesuaian jadwal operasional KM Sabuk Nusantara 116 untuk mengakomodasi peserta yang berasal dari Kalimantan Utara.
“Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Direktur Jenderal Perhubungan Laut atas sinergi dan kolaborasinya dalam penyesuaian jadwal KM Sabuk Nusantara 116. Langkah ini sangat membantu peserta dari Kalimantan Utara untuk menghadiri PENAS,” tambahnya.
Respons cepat juga ditunjukkan oleh maskapai Batik Air, Lion Air, dan Garuda Indonesia yang menambah kapasitas penerbangan guna memenuhi tingginya kebutuhan masyarakat dan peserta PENAS.
Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, operator transportasi udara, dan transportasi laut dinilai menjadi faktor penting dalam menjamin kelancaran penyelenggaraan PENAS XVII 2026, sekaligus mendukung persiapan kunjungan kerja Presiden pada acara penutupan.
Dengan dukungan transportasi yang semakin optimal, Pemerintah Provinsi Gorontalo optimistis seluruh rangkaian PENAS Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan sukses serta memberikan pengalaman terbaik bagi peserta dari seluruh Indonesia.
