Publishare.id- Sebuah kabar membanggakan datang dari Gorontalo. Dua anak muda daerah, Mufid Djibu dan Niszar Abdjul, berhasil membawa nama Indonesia ke panggung internasional sebagai perwakilan delegasi dalam ajang bergengsi Buyer Invitation Export Consultation Fair (BKF) 2026 yang digelar di Seoul, Korea Selatan.
Kehadiran mereka bukan sekadar simbol partisipasi, tetapi juga menjadi bukti bahwa semangat inovasi dari daerah mampu menembus batas global. Melalui perusahaan rintisan yang mereka bangun, Mufid dan Niszar membawa gagasan besar: mendorong transformasi sektor pertanian Gorontalo agar lebih modern, efisien, dan berdaya saing.
Ajang BKF 2026 sendiri menjadi ruang strategis bagi berbagai negara untuk menjalin kolaborasi lintas sektor, khususnya di bidang pertanian. Korea Selatan, sebagai tuan rumah, dikenal memiliki perkembangan teknologi pertanian yang sangat pesat, terutama dalam sektor agri input seperti pupuk cerdas, sistem irigasi presisi, hingga pemanfaatan data dan otomatisasi dalam proses produksi.
Momentum ini dimanfaatkan dengan baik oleh Mufid dan Niszar. Mereka melihat peluang besar untuk menjembatani teknologi maju dari Korea dengan kebutuhan pertanian di Gorontalo. Dengan visi yang kuat, keduanya berkomitmen menghadirkan solusi yang tidak hanya modern, tetapi juga relevan dan dapat diimplementasikan secara nyata oleh para petani lokal.
“Pertanian Gorontalo punya potensi besar. Yang dibutuhkan adalah akses terhadap teknologi dan pendekatan baru,” ungkap mereka dalam sesi wawancara dengan Publishare.id pada Senin (20/4/2026).
Melalui jejaring internasional yang terbangun di BKF 2026, perusahaan rintisan mereka diharapkan mampu membuka pintu kolaborasi yang lebih luas—baik dalam bentuk transfer teknologi, investasi, maupun pengembangan sumber daya manusia.
“Insyaallah apa yang kami berdua lakukan ini bisa menjadi inspirasi bahwa anak muda daerah tidak hanya bisa bermimpi besar, tetapi juga mampu mengambil peran nyata dalam membawa perubahan. Dari Gorontalo untuk dunia, dan kembali lagi untuk memajukan tanah sendiri,” tandasnya.
