Publishare.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Gorontalo berhasil melaksanakan pelayanan transportasi darat bagi Jemaah Haji Embarkasi Antara Provinsi Gorontalo Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Sebanyak 611 orang, yang terdiri atas 598 jemaah haji dan 13 petugas kloter, difasilitasi dalam proses pemulangan dari Bandara Djalaluddin Gorontalo menuju Mess Haji Provinsi Gorontalo dengan aman, tertib, dan lancar.
Pemulangan jemaah berlangsung dalam dua tahap. Kloter 28 tiba di Gorontalo pada 21 Juni 2026, sedangkan Kloter 30 tiba pada 23 Juni 2026. Setibanya di Bandara Djalaluddin, seluruh jemaah langsung diarahkan menuju armada bus yang telah disiapkan untuk selanjutnya diantar ke Mess Haji Provinsi Gorontalo sebagai lokasi penerimaan resmi oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Sagita Wartabone, mengatakan bahwa pelayanan transportasi darat bagi jemaah haji merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan humanis kepada para tamu Allah hingga tiba di daerah asal.
“Kami memastikan seluruh rangkaian transportasi darat berjalan sesuai dengan perencanaan. Mulai dari kesiapan armada, pengaturan waktu penjemputan, hingga pengawalan perjalanan dari Bandara Djalaluddin menuju Mess Haji telah dipersiapkan secara maksimal agar jemaah dapat tiba dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Sagita Wartabone.
Menurutnya, pengaturan jadwal transportasi disusun secara sistematis untuk meminimalisasi kelelahan fisik jemaah setelah menempuh perjalanan udara yang panjang. Hal tersebut juga mempertimbangkan waktu transit sekitar lima jam yang dijalani jemaah di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar sebelum melanjutkan penerbangan menuju Gorontalo.
Selain itu, kesiapan armada bus diatur secara rinci agar proses perpindahan jemaah berlangsung efisien, menghindari penumpukan penumpang, serta memastikan seluruh jemaah tiba di Mess Haji sesuai jadwal sehingga prosesi penerimaan resmi oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar.
Dalam pelaksanaannya, Dishub Provinsi Gorontalo menerapkan sistem penjemputan door-to-door dari apron bandara. Setelah turun dari pesawat, jemaah langsung diarahkan menuju armada bus yang telah bersiaga. Proses perpindahan dari pesawat ke bus diperkirakan berlangsung sekitar 45 menit.
Untuk melayani Kloter 28, yang merupakan rombongan terbesar dengan total 413 orang, terdiri atas 385 jemaah, 8 petugas kloter, dan 20 pendamping bus, Dishub mengerahkan 20 unit bus. Sementara itu, pada pemulangan Kloter 30 yang mengangkut 230 orang, terdiri atas 213 jemaah, 5 petugas kloter, dan 12 pendamping bus, disiapkan 12 unit bus guna memastikan seluruh jemaah terangkut dengan baik.
Sagita menambahkan, keberhasilan proses pemulangan ini merupakan hasil sinergi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari penyelenggara haji, otoritas bandara, aparat keamanan, hingga para petugas transportasi di lapangan.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga proses pemulangan jemaah haji Embarkasi Antara Provinsi Gorontalo dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. Harapan kami, pelayanan ini memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji,” tutupnya.
