Publishare.id- Bupati Thariq Modanggu bersama Wakil Bupati Nurjanah Hasan Yusup resmi mengeluarkan Instruksi Bupati Nomor: 180/Bupati/47/IV/2026 tentang langkah-langkah menghadapi musim kemarau.
Instruksi ini ditujukan kepada seluruh masyarakat di wilayah Gorontalo Utara sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kekeringan, kebakaran, serta dampak sosial ekonomi yang mungkin timbul selama musim kemarau.
Dalam keterangannya, Bupati Thariq Modanggu menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan memperkuat solidaritas sosial.
“Kita tidak hanya menghadapi cuaca kering, tetapi juga risiko yang menyertainya. Oleh karena itu, diperlukan langkah bersama,” kata Bupati Thariq Modanggu.
Adapun 9 ikhtiar yang tertuang dalam instruksi tersebut meliputi:
1.Menjaga kebersihan lingkungan
2.Menjaga sumber air bersih
3.Tidak menebang pohon (kecuali dalam kondisi darurat)
4.Tidak membakar sampah ataupun rumput
5.Berhati-hati dalam menggunakan kompor gas, kompor minyak, kayu bakar, dan alat-alat listrik
6.Gotong royong membantu masyarakat yang kesusahan dan korban bencana
7.Gotong royong membersihkan saluran air
8.Aktif dalam mitigasi dan pencegahan bencana
9.Menanam cabai, tomat, dan sayur-sayuran
Wakil Bupati Nurjanah Hasan Yusup menambahkan bahwa pendekatan yang diambil tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga sosial dan spiritual.
“Kita ingin masyarakat tetap kuat, baik secara fisik, ekonomi, maupun batin,” ujar Wabup.
Nurjanah juga berharap instruksi ini dapat dipatuhi dan dijalankan secara konsisten oleh seluruh lapisan masyarakat, guna meminimalkan dampak musim kemarau serta menjaga ketahanan lingkungan dan pangan di daerah.
“Insyaallah instruksi ini bisa kita laksanakan, dan kita bisa meminimalisir dampak musim kemarau,” tandas Wabup.












