Publishare.id- Bupati Thariq Modanggu bersama pihak Balai Wilayah Sungai Provinsi Gorontalo turun langsung meninjau lokasi penyebab banjir bandang yang melanda lima desa di Kecamatan Biau, Kamis (28/5/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan secara langsung titik utama penyebab meluapnya air yang merendam pemukiman warga dalam beberapa hari terakhir. Dari hasil penelusuran di lapangan, ditemukan bahwa banjir dipicu oleh jebolnya tanggul di Desa Didingga.
Akibat tanggul yang tidak mampu menahan derasnya debit air, aliran sungai meluap dan merendam sedikitnya lima desa di wilayah Kecamatan Biau. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu, termasuk sejumlah rumah warga yang terdampak genangan air.
Dalam peninjauan itu, Bupati Thariq Modanggu juga menemukan kerusakan pada batu bronjong di kawasan transmigrasi. Menurutnya, bronjong yang berada di area sungai sudah tidak lagi mampu menahan tekanan debit air yang terus meningkat.
“Di kawasan transmigrasi, kami melihat langsung kondisi batu bronjong yang sudah tidak mampu menahan derasnya air. Akibatnya air meluap dan masuk ke permukiman warga,” kata Thariq Modanggu saat berada di lokasi peninjauan.
Pemerintah daerah bersama pihak Balai Wilayah Sungai Provinsi Gorontalo kini tengah melakukan identifikasi langkah penanganan darurat, termasuk percepatan perbaikan tanggul yang jebol di Desa Didingga.
Thariq Modanggu berharap kehadiran pihak Balai Wilayah Sungai di Kecamatan Biau dapat segera menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penanganan infrastruktur pengendali banjir yang mengalami kerusakan.
“Kami berharap penanganan tanggul yang jebol bisa segera dilakukan agar masyarakat tidak terus dihantui ancaman banjir susulan,” tegasnya.












