1.382 Hektare Sawah di Gorontalo Utara Dapat Bantuan Benih, Penyaluran Dimulai 15 Mei

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu

Publishare.id – Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menegaskan agar penyaluran bantuan bibit benih padi untuk lahan seluas 1.382 hektare di Kabupaten Gorontalo Utara dilakukan secara tepat waktu dan tepat sasaran.

Menurut Bupati Thariq, program bantuan benih padi merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan nasional menuju swasembada pangan, sekaligus mendukung kesejahteraan petani di daerah.

Ia menjelaskan, program bantuan benih padi tahun 2026 dilaksanakan melalui skema terintegrasi dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas berbasis kelompok tani.

Bupati Thariq menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta Menteri Pertanian RI yang telah merespons dengan baik usulan bantuan untuk Gorontalo Utara.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan petani di Gorontalo Utara. Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan,” ujar Thariq, Kamis (14/5/2026).

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili, Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, serta Kepala BRMP Provinsi Gorontalo yang turut mendukung proses pengusulan bantuan tersebut.

Menurutnya, bantuan ini tidak terlepas dari kolaborasi dan sinergitas seluruh unsur terkait, termasuk para penyuluh pertanian di lapangan.

Di akhir penyampaiannya, Bupati Thariq berharap penyaluran bantuan benih padi dapat dilakukan sesuai kebutuhan musim tanam yang saat ini tengah berlangsung di Gorontalo Utara.

“Para petani saat ini sedang memasuki musim tanam, sehingga ini menjadi waktu yang tepat untuk penyaluran bantuan benih padi,” katanya.

Ia juga meminta dinas teknis dan seluruh unsur terkait untuk melakukan pengawasan ketat di lapangan agar bantuan tidak jatuh ke tangan yang salah.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Gorontalo Utara, Asrin Umenu, mengatakan bahwa bantuan tersebut direncanakan mulai disalurkan pada Jumat, 15 Mei 2026, dengan pendampingan dari penyuluh pertanian wilayah dan unsur BABINSA.

Ia menjelaskan, proses penyaluran bantuan telah melalui tahapan teknis yang ketat dengan sistem verifikasi berlapis.

“Validasi NIK calon penerima wajib terdata dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian yang telah terintegrasi dengan data Dukcapil Gorontalo Utara serta lahan berbasis geospasial atau polygon,” jelasnya.

Selain itu, calon petani dan calon lokasi penerima diverifikasi langsung oleh penyuluh lapangan sebelum diusulkan melalui Dinas Pertanian Provinsi dan BRMP Gorontalo untuk memperoleh rekomendasi ke Kementerian Pertanian RI hingga ditetapkan melalui surat keputusan.

Lebih lanjut, Asrin menyebut bantuan tersebut sejalan dengan program unggulan daerah GAM PJB (Gerakan Agro Mopulo Padi, Jagung, Buah) yang menjadi program strategis Pemerintah Bercahaya Thariq–Nurjanah.

Untuk musim tanam ASEP (April–September), pemerintah juga telah menyesuaikan jenis benih yang disalurkan dengan kondisi cuaca berdasarkan informasi BMKG yang memprediksi curah hujan terbatas akibat potensi El Nino.

“Benih yang disalurkan merupakan varietas yang lebih tangguh terhadap kekurangan air dan memiliki usia panen lebih singkat,” pungkasnya

Exit mobile version