Wiwin S. Pajiu Apresiasi Kinerja Kader TBC di Ponelo Kepulauan

Anggota DPRD Gorontalo Utara Wiwin S. Pajiu Saat memberikan penghargaan kepada petugas di Kecamatan Ponelo

Publishare.id- Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Wiwin S Pajiu mengapresiasi kinerja para kader kesehatan Tuberkulosis (TBC) di Kecamatan Ponelo Kepulauan.

“Saya bangga atas pencapaian wilayah kepulauan ini dalam upaya mengeliminasi penyakit TBC, khususnya semangat para kader kesehatan desa dalam menjalankan program dalam rangka mewujudkan Kecamatan Ponelo Kepulauan sebagai wilayah bebas TBC,” kata Wiwin di Gorontalo Utara, Senin (17/8/2026).

Wiwin menyampaikan apresiasi tersebut saat menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bersama masyarakat di Kecamatan Ponelo Kepulauan.

Dalam kegiatan itu, ia turut menjadi pembaca teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia serta menyerahkan piagam penghargaan kepada para kader TBC desa dari Puskesmas Ponelo Kepulauan.

Menurut Wiwin, semangat kemerdekaan harus menjadi dorongan bagi para kader TBC untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Ia mengatakan DPRD Gorontalo Utara akan terus memperjuangkan kesejahteraan tenaga kesehatan, termasuk kader kesehatan desa dan kader TBC, agar memperoleh insentif yang lebih layak.

“Kami (DPRD) terus berjuang menyuarakan kesejahteraan para kader kesehatan desa, termasuk kader TBC yang selama ini menerima insentif melalui anggaran dana desa,” ujarnya.

Sementara itu, Pengelola Program TBC Puskesmas Ponelo Kepulauan, Uyon Laloda S.Kep., Ners., mengatakan wilayah tersebut menargetkan capaian eliminasi TBC sebesar 90 persen pada 2030.

Ia mengatakan target tersebut membutuhkan kerja keras seluruh kader TBC di desa-desa wilayah kepulauan.

Para kader, kata Uyon, berperan dalam menyosialisasikan gejala TBC kepada masyarakat, terutama terkait batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu.

“Kader kesehatan akan menyarankan untuk datang memeriksakan diri ke Puskesmas Ponelo, sehingga peran mereka lebih sebagai detektif TBC di desa dalam upaya mewujudkan kesehatan masyarakat dan mengeliminasi penyakit TBC seoptimal mungkin,” kata Uyon.

Exit mobile version