Publishare.id- Pertemuan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, dan Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, di kawasan Coffee Street Taman Rakyat Gorontalo Utara, Senin (3/8/2026) malam, sempat memunculkan berbagai spekulasi. Mengingat keduanya merupakan tokoh politik berpengaruh di Gorontalo, banyak pihak menduga pertemuan tersebut berkaitan dengan agenda politik.
Namun, dugaan itu langsung ditepis. Pertemuan yang berlangsung sekitar empat jam itu justru difokuskan pada pembahasan strategi pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Selain Adhan Dambea dan Thariq Modanggu, pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, serta Sekretaris Daerah Gorontalo Utara, Suleman Lakoro.
Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, mengungkapkan bahwa kehadiran Adhan Dambea merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara untuk belajar dari pengalaman Kota Gorontalo dalam membangun ekosistem UMKM, khususnya melalui konsep coffee street.
“Pak Adhan ini kita ketahui bersama merupakan Bapak UMKM di Kota Gorontalo. Beliau terbukti sukses mengembangkan UMKM, khususnya coffee street yang ada di kawasan Pasar Sentral dan kawasan Kota Tua. Makanya beliau datang malam ini untuk memberikan saran kepada kami di Gorut, bagaimana kami bisa mengikuti jejak beliau dalam mengembangkan UMKM,” ujar Thariq.
Menurutnya, pengalaman Kota Gorontalo dalam membangun sentra ekonomi berbasis pelaku UMKM menjadi referensi penting bagi Gorontalo Utara yang tengah berupaya menciptakan ruang-ruang ekonomi baru bagi masyarakat.
Sementara itu, ketika ditanya mengenai kemungkinan adanya pembahasan politik dalam pertemuan tersebut, Thariq hanya tersenyum dan menepis berbagai spekulasi yang berkembang.
“Pilkada masih jauh. Kedatangan Pak Adhan ke Bumi Gerbang Emas Murni hanya untuk bersilaturahmi dengan jajaran Pemkab Gorut. Tidak ada bahas-bahas politik,” tegasnya.
