Yusuf Mohamad Bantah Isu Laga Kontra Alanna FC VS Laskar Taryono Diatur

Yusuf Mohamad Manager Alanna FC

Publishare.id- Kekalahan ALANNA FC dengan skor 1-2 dari Laskar Taryono dalam lanjutan Babak 12 Besar Bercahaya Cup I menuai perbincangan di tengah publik. Menanggapi isu yang berkembang di media sosial terkait dugaan pertandingan telah diatur, Manajer ALANNA FC, Yusuf Mohamad, yang akrab disapa Ka Upu, dengan tegas membantah tudingan tersebut.

Pria yang akrab disapa Ka Upu menegaskan bahwa anak asuhnya telah berjuang maksimal dalam pertandingan yang berlangsung pada malam sebelumnya. Menurutnya, hasil akhir merupakan bagian dari dinamika sepak bola, terlebih beberapa pemain ALANNA FC diketahui tidak berada dalam kondisi fisik yang prima.

“Tim kami semalam sudah maksimal bertanding, cuman yang namanya pertandingan pasti ada yang kalah dan menang. Dan memang beberapa pemain kami tidak dalam kondisi yang fit,” kata Yusuf Mohamad, Rabu (21/10/2026).

Ia menilai kekalahan tersebut tidak seharusnya langsung dikaitkan dengan dugaan adanya pengaturan pertandingan. Menurutnya, spekulasi yang berkembang tanpa didukung bukti yang jelas berpotensi menimbulkan persepsi keliru terhadap tim yang telah berjuang di lapangan.

Tak hanya membantah isu pertandingan diatur, Ka Upu juga menyampaikan keberatannya terhadap sejumlah keputusan wasit dalam laga tersebut. Ia mengaku pihaknya merasa dirugikan oleh beberapa keputusan yang dinilai kurang adil bagi ALANNA FC.

“Saya menyayangkan ada isu yang mengatakan bahwa pertandingan semalam sudah di-setting. Kalau bicara dirugikan, malahan tim kami yang banyak dirugikan semalam dengan beberapa keputusan wasit yang kami rasa tidak fair untuk ALANNA FC. Cuman kami menghormati apa yang menjadi keputusan wasit karena dia yang memimpin pertandingan,” ujar Yusuf Mohamad.

Pernyataan tersebut menegaskan sikap ALANNA FC yang memilih menghormati keputusan perangkat pertandingan, meskipun terdapat sejumlah hal yang menurut mereka perlu menjadi perhatian.

Isu dugaan pengaturan pertandingan yang beredar di media sosial menjadi perhatian setelah ALANNA FC harus mengakui keunggulan Laskar Taryono dengan skor tipis 1-2. Namun, reaksi dan spekulasi warganet tidak serta-merta membuktikan adanya pelanggaran sportivitas dalam pertandingan tersebut.

Bantahan yang disampaikan Ka Upu menjadi penegasan bahwa pihak ALANNA FC tidak membenarkan tudingan bahwa laga tersebut telah diatur. Ia juga menyoroti bahwa hasil pertandingan harus dilihat secara objektif, dengan mempertimbangkan kondisi pemain serta jalannya pertandingan.

“Dalam kompetisi sepak bola, kemenangan dan kekalahan merupakan bagian yang tidak terpisahkan. Karena itu, setiap dugaan terkait integritas pertandingan semestinya disikapi secara bijak dan didasarkan pada fakta yang dapat diverifikasi, bukan hanya berdasarkan kekecewaan terhadap hasil akhir,” tandasnya.

Komentar