Wabup Nurjanah Buka Sosialisasi Disiplin ASN, Tekankan Pentingnya Keteladanan dan Budaya Kerja Profesional

Publishare.id- Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, menegaskan pentingnya membangun budaya disiplin di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Sosialisasi Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, Rabu (7/10/2026), yang berlangsung di Aula Gerbang Emas, Kantor Bupati Gorontalo Utara.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Utara, Suleman Lakoro, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Gorontalo Utara, Dahlan Uwante, serta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala puskesmas, dan kepala subbagian kepegawaian dari seluruh perangkat daerah di Kabupaten Gorontalo Utara.

Dalam arahannya, Nurjanah menekankan bahwa disiplin ASN tidak boleh dimaknai sebatas kepatuhan terhadap aturan kepegawaian. Lebih dari itu, disiplin harus menjadi budaya kerja yang melekat dalam diri setiap aparatur, baik dalam menjalankan tugas kedinasan maupun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, kedisiplinan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan kualitas kinerja aparatur sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan secara efektif dan bertanggung jawab.

“Disiplin ASN bukan hanya tentang menaati aturan kepegawaian, tetapi harus menjadi budaya kerja dan bagian dari tanggung jawab kita sebagai aparatur pemerintah. Setiap ASN harus memiliki kesadaran untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tegas Nurjanah.

Ia juga menyoroti pentingnya keteladanan pimpinan dalam membangun budaya disiplin di lingkungan kerja. Menurutnya, pimpinan perangkat daerah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan kepada seluruh jajaran melalui sikap, perilaku, dan pelaksanaan tugas sehari-hari.

Nurjanah menilai, penerapan disiplin tidak akan berjalan optimal apabila hanya mengandalkan aturan tertulis maupun imbauan semata. Karena itu, setiap pimpinan harus mampu menjadi contoh nyata bagi bawahannya, terutama dalam hal ketepatan waktu, kepatuhan terhadap ketentuan, tanggung jawab, serta konsistensi dalam bekerja.

“Keteladanan seorang pimpinan sangat menentukan terbentuknya budaya disiplin. Jangan hanya meminta bawahan untuk disiplin, tetapi kita juga harus menunjukkan kedisiplinan itu melalui tindakan nyata dalam keseharian,” ujarnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berharap seluruh ASN semakin memahami kewajiban, tanggung jawab, serta pentingnya menaati ketentuan disiplin yang berlaku. Pemahaman tersebut diharapkan dapat diwujudkan dalam peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan di setiap perangkat daerah.

Kehadiran para pimpinan OPD, camat, kepala puskesmas, dan pengelola kepegawaian juga menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi serta menyamakan persepsi terkait penerapan disiplin ASN di seluruh lingkungan pemerintahan daerah.

Komentar