Publishare.id- Wakil Ketua Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Gorontalo Utara, Lukum Diko, menegaskan bahwa sekitar 500 jiwa yang bermukim di Pulau Dudepo ditargetkan dapat menikmati aliran listrik sebelum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Menurut Lukum, proyek penyediaan listrik untuk Pulau Dudepo terus menunjukkan perkembangan yang positif. Saat ini, progres pembangunan jaringan kabel bawah laut yang menjadi bagian utama dari proyek tersebut telah mencapai sekitar 45 persen.
“Saya optimistis sebelum 17 Agustus 2026, sekitar 500 jiwa masyarakat Pulau Dudepo sudah benar-benar merdeka dari keterbatasan akses listrik. Ini menjadi harapan besar seluruh masyarakat di pulau tersebut,” ujar Lukum, Kamis (9/7/2026)
Ia menjelaskan, proyek penyambungan listrik kabel bawah laut ke Pulau Dudepo menelan anggaran sekitar Rp95 miliar. Investasi tersebut dinilai sangat penting untuk membuka akses energi bagi masyarakat yang selama ini belum menikmati layanan listrik secara optimal.
Lukum juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih masyarakat Pulau Dudepo kepada Anggota DPR RI, Rusli Habibie, yang dinilai telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap realisasi program kelistrikan tersebut.
“Seluruh warga masyarakat Dudepo mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPR RI, Bapak Rusli Habibie, atas perhatian dan perjuangannya sehingga program penyediaan listrik ini dapat berjalan. Semoga pekerjaan ini selesai tepat waktu sehingga masyarakat segera menikmati listrik,” kata Lukum.
Lukum juga berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal, sehingga target penyalaan listrik sebelum 17 Agustus 2026 dapat tercapai dan menjadi kado kemerdekaan bagi masyarakat Pulau Dudepo.
“Alhamdulillah, ini berkat perjuangan panjang dari pak Rusli Habibie, dan harapan dari pak Rusli soal
masyarakat Dudepo bisa merdeka dan dapat merasakan manfaat listrik bisa segera terwujud,” pungkas Lukum.












