Kondisi Gorut Bekeng Sayang, Sila Botutihe Gagal Jadi Pemimpin 

Publishare.id- Sebagai orang yang dipercaya oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menjadi Penjabat Bupati di Bumi Gerbang Emas Gorut, Sila Botutihe dinilai gagal menjadi pemimpin.

Bobroknya pengelolaan keuangan pemerintahan menjadi salah satu bukti bahwa Sila Botutihe tidak layak lagi dipertahankan sebagai Pj.Bupati Gorut.

Sepanjang memimpin Gorut, tidak banyak prestasi bahkan inovasi yang dilakukan Sila, kehadiran Sila Botutihe di Gorut dinilai seperti halnya boneka yang dipajang dalam sebuah etalase.

Sebagai orang nomor satu di Gorut, Sila Botutihe harusnya bisa menilai kinerja dari Kepala Badan Keuangan Gorut, Meylan Tongkodu yang selama ini berlagak seperti orang yang paling berkuasa di daerah.

Namun sangat disayangkan, dari banyaknya keluhan dari Kepala Dinas, Tenaga ASN, P3K dan Tenaga Honorer terkait dengan buruknya kinerja Meylan sebagai seorang kepala badan keuangan Gorut, tidak satupun keluhan itu ditindaklanjuti oleh Sila Botutihe, apa yang terjadi di Gorut? Kenapa sekelas Pj Bupati pilihan Kemendagri tidak bisa menegur perilaku buruk sang kepala badan keuangan?

Begitupun dengan Sekretaris Daerah, Suleman Lakoro, panglima ASN tertinggi yang ada di Gorut, nampak acuh tak acuh dengan apa yang dilakukan Meylan Tongkodu.

Dari beberapa kesempatan yang sempat kami temui di lapangan, Suleman Lakoro sering mendatangi kantor Badan keuangan untuk menghadiri Rapat bersama kepala badan keuangan Meylan Tongkodu. Bukankah itu hal yang aneh? Bukankah Seharusnya untuk membahas program atau berkoordinasi soal anggaran, bawahan yang harus menghadap atasan? Lantas kemudian muncul pertanyaan, apakah Suleman Lakoro, sudah menjadi bawahan dari sang putri Kepala Badan Keuangan?

Puncaknya, sepuluh hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, para ASN yang sudah tidak tahan dengan perilaku pejabat tinggi yang ada di Gorut, menyampaikan unek-uneknya melalui akun Gtlo.karlota. dimana dalam unggahan akun Gtlo.Karlota itu menuliskan,

Oplus_131072

Tolong di Audit dulu ini GORUT

@bpkriofficial @itdaprov.gorontalo

Tolong di cek

dulu pak

@gusnarismail

@idahsyahidah

ruslihabibie

Meylan Tongkodu, S.Kom

Kaban Keuangan Gorontalo Utara

Pengakuan ASN GORUT:

Jadi ti ibu ini, jadi Kaban Keuangan karna te Thoriq Modanggu yang lantik, setelah dia jadi Kaban Keuangan Gorut. Anggaran so jadi susah, untuk OPD-OPD lain dia jaga tahan.

Mo ba tagih apa-apa musti ada ACC dari dia, sedangkan untuk Badan Keuangan sandiri samua lancar. Perdis, dan Kegiatan lain-lain pasti mo ta tagih Sedangkan makan-minum lo OPD lain tida mo tatagih, dia punya mo ta tagih. Kecuali pake Dp Catering baru mo ta tagih Begitu olo Pengadaan barang jasa, kalo pake depe Perusahaan pasti mo ta tagih.

 

Dalam unggahan lainya juga menuliskan, bahwa sampai dengan saat ini THR dan TPP ASN Gorontalo Utara belum ada kejelasan, namun Anehnya anggaran di Badan Keuangan Mencapai Milyaran,

Bahkan anggaran perjalan dinas khusus di Badan keuangan mencapai angka 1.3 Milyar.

Komentar